Cara Memperbaiki Rem Cakram Ngempos Atau Masuk Angin. Cakram kempos atau gak nyangkut sama sekali bisa disebabkan oleh beberapa hal, pertama karena masuk angin yaitu terdapat angin yang nylonong masuk kedalam jalur antara master rem dan kaliper. kedua bisa juga karena sil master sudah rusak hal ini ditandai dengan rembesan minyak rem dari master rem. Pada artikel kali ini penulis fokus pada penyebab pertama yaitu masuk angin.
Pertama siapkan minyak rem, kunci 8 dan 10, obeng, tang penjepit ring kancing, dan alat bantu lainya yang di perlukan.
Selang dan botol bekas
Buka penutup panampung minyak rem pada master menggunakan obeng plus, sekalian karetnya sehingga tampak minyak rem. Masukkan minyak rem dalam botol bekas yang telah disiapkan lalu tancapkan selang ke ujung botol dan ujung pembuangan minyak pada kaliper.
Botol yang sudah terisi minyak rem
Langkah pertama lakukan tahap tes angin kaliper. Kendurkan dulu baut pembuangan sampai terlihat rembesan oli( kendurkan saja jangan dilepas) lalu tekan tuas rem sampai keluar sedikit oli dari pembuangan untuk mengeluarkan angin dikaliper kemudian kencangkan lagi baut pembuangan. Pada tahap ini coba cek lagi tekan tuas rem bila sudah berfungsi lagi ulangi sekali lagi tahap tes angin kaliper dan masalah selesai. Tapi jika masih belum berfungsi lanjutkan ke tahap berikutnya.
Sembari memegang botol kendurkan baut pembuangan sampai terlihat rembesan minyak. Lalu tekan atau remas botol agar minyak mengalir ke kaliper, perhatikan penampung minyak di master jika ada gelembung gelembung udara pertanda angin berhasil dikeluarkan, usahakan jangan sampai luber karena minyak rem bisa bikin cat kusam jika cat terkena segera bersihkan dengan lap, tahan remasan botol jangan sampai minyak kembali ke botol lalu kencangkan baut pembuangan, ulangi beberapa kali. Cek lagi tuas rem sudah berfungsi atau masih kempos !,. Jika masih kempos lanjut ke tahap berikutnya.
Selanjutnya merupakan tahapan terpenting dan sering terlupakan kadang bisa bikin jengkel mekanik,
Udara memiliki massa jenis yang lebih ringan dari zat cair, apabila kedua benda ditempatkan dalam satu wadah maka air berada di bawah dan udara di atas, begitu pula minyak rem dan udara yang terdapat pada sistem rem hidrolis. Garis hijau adalah garis horisontal (datar), garis merah solid adalah posisi jalur minyak dalam master, bulat kuning adalah jalur minyak dari penampung ke master serta jalur keluarnya udara dari sistem rem. Pada posisi tersebut udara terjebak di garis bulat merah yang mana pada titik tersebut posisinya lebih tinggi dari garis bulat kuning sehingga udara terjebak disana. Solusinya lepas master dari stir dan posisikan garis bulat kuning lebih tinggi dari garis bulat merah lalu lakukan langkah dimana cairan dalam botol mendorong keluar udara dari sistem rem. Ulangi lagi sampai udara benar benar lenyap dari sistem di jamin rem anda working properly sebagaimana semula.
Berdasarkan pengalaman perbengkelan bertahun-tahun tips diatas belum pernah gagal.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba?
No comments:
New comments are not allowed.